The NightMare
The Bomb and The Terorrist Attack
Ketika Kami (Team RPD) Pensiun ,
Kami sudah tidak Berjumpa lagi.RPD itu adalah Raccoon City Police Department
yaitu Sebuah Kantor Polisi yg berada di Kota Raccoon.
Suatu
Hari team RPD (Team Zero Six) dipanggil kembali ke RPD oleh Claire Redfield
Karena mereka diberi tugas besar oleh Claire .Kemudian Mereka pun Kembali ke
RPD.
Setibanya
Kami disana,Kami pun Menghadap ke Ruangan Claire.
Di
ruangan Claire,Claire pun menjelaskan Apa Yang Harus Kami Lakukan.
“Kalian
dikembalikan kesini untuk menjalankan Sebuah Misi besar yaitu Menyelamatkan
Gedung Jewel of Truth di Jalan Street.Tadi Pagi ,Kami mendapat Laporan dari
Manager Perusahaan tersebut Menjelaskan Bahwa disana telah dipasang Bomb Yang
terus Berjalan dan Penaruh Bomb tersebut Meninggalkan Box Besar setinggi 200 M
dan Berat 4 Ton Yang dijatuhkan oleh Helikopter yang diprediksi merupakan
Helikopter Terorist Yang Menaruh Bomb di tempat tersebut.Jadi,tugas Kalian
adalah Menjinakkan dan Mencari tahu dimana Lokasi Bomb tersebut.Setelah itu
Kalian lihat apa isi dari Kotak Besar itu ” Perintah Claire.
“Baiklah.”
Kata Ku
“Kali
ini Aku akan Memilih Ketua team yaitu Kamu Letnan Enrico,Kamu harus memimpin
mereka.Jangan sampai ada yang terluka ataupun Meninggal “ Ujar Claire.
“Baiklah
“ Kata Ku
Kemudian
Mereka Menuju Ruang Amunisi untuk Mempersiapkan Senjata,Amunisi,dan Alat
penjinak Bomb.
Setelah
Selesai Kami pun Bergegas Menuju ke Ruangan Claire dan Bersiap untuk Misi yang
Akan Kami laksanakan.
“Apakah
Semuanya sudah Siap?”Tanya Claire.
“Sudah.”Jawab
Semuanya
“Hubungi
Aku jika Kalian memerlukan Bantuan.Aku akan Mengirim Team Lain untuk Membantu
Kalian.”Ujar Claire.
“Baik
!”.
Kemudian
Kami Menuju ke Garasi dan Mengendarai Light Armor atau FV4034 Challenger II
yaitu Tank terkuat Andalan team RPD.Setelah Sampai Kami pun Bergegas dan menuju
Ke Jewel Of Truth.
Di
pertengahan Jalan menuju ke Jewel Of Truth,Kami melihat Semua Orang Berlarian
dan membuat Jalanan Macet.
Setibanya
kami disana.Kami bergegas turun dari Tank Kami dan memasuki tempat itu.
“Ayo,Kita
Harus cari dimana Lokasi Bomb tersebut,Aku akan Membagi 2 Kelompok dalam
pencarian ini Supaya Mudah .Team 1 Yaitu Bayu,Daffa,Fajar dan Rizqan sedangkan
Team 2 yaitu Farhan,Dicky,Adit, Yoga dan Nanda.Sedangkan aku akan Mencari tahu
apa Isi dari Box Besar itu.” Ujar ku
“Oke,Ayo
bergegas!”Perintah Bayu.
Kemudian
Team 1 & 2 bergegas mencari tahu dan Menjinakkan Bomb tersebut sedangkan
Enrico Menuju ke Tingkat Atas untuk Mencari Tahu Apa Isi dari Box Besar tersebut.
Setelah
Sampai diatas,Aku berjalan Perlahan menuju ke Box besar tersebut.Setibanya aku
di depan Box Besar Aku mulai Membuka Box Besar itu.Ketika Aku Melepas Semua
Kunci dari Besi,Aku membuka Box Besar itu.Tetapi Pintu Besar dari Box itu
Langsung terbuka keras dan Membuat aku
terpental Jauh.Ternyata Isi dari Box tersebut terdapat Monster Zombie
Yang sangat Mengerikan.Tubuh yang Kuat,Jari yang berkuku Tajam dan Mata Yang
Merah melotot.Dan dibelakang MonZom
itu terlihat 2 Nemesis yang keluar dari Box itu dengan Tangan yang Siap untuk
Menembak.
Aku pun berlari untuk Menghindari serangan Fisik dari MonZom dan Serangan Peluru dari Nemesis.Aku terus Menembaki MonZom itu tetapi Nemesis tidak aku tembak Karena dia adalah Zombie yang Tahan Terhadap Peluru.
Aku pun berlari untuk Menghindari serangan Fisik dari MonZom dan Serangan Peluru dari Nemesis.Aku terus Menembaki MonZom itu tetapi Nemesis tidak aku tembak Karena dia adalah Zombie yang Tahan Terhadap Peluru.
Tiba-tiba
Kawanku Menghubungi aku Kalau mereka tidak dapat Menemukan Bomb dan Mereka
telah diserang oleh Zombie dan Memutuskan untuk Keluar dari Gedung.Tetapi aku
mengiyakan apa yang mereka bilang dan Aku Menyuruh mereka berada di Tank untuk
Menghindar dari Zombie dan menembaki Zombie melalui Tank.
Aku
sudah kehilangan Banyak Zombie dan Sudah Kehilangan Banyak darah akibat
Serangan Fisik dari MonZom yang terus-menerus Menyerang ku.Tetapi seketika Aku
mendengar suara detikkan Bomb di Antara 2 Nemesis yang Menembaki ku trus.Dan aku yakin kalau
itulah Bomb yang aku cari.Aku berfikir kalau Misalnya Aku Liat berapa Detik
lagi Bomb itu akan Meledak,Aku pasti Tahu Kapan aku bisa membunuh 3 Zombie yang
Aku hadapi.
Kemudian Dengan
Perlahan Aku berlari terus mencari tempat perlindungan menuju arah 2 Nemesis
itu.Tetapi MonZom terus Menyerangku.Kemudian Aku Mempunyai cara untuk mengalih
Perhatian Nemesis itu dengan melemparkan FlashBang ke Arah Mata Nemesis dan
Membuat dia tidak bisa Melihat.Baru aku melihat berapa sisa waktu dari Bomb
itu,.
Kemudian aku
melakukan apa yang aku fikirkan tadi.Aku melempar 3 FlashBang ke Arah Mata
Nemesis dan belari menuju Ke Arah Bomb itu.Ketika sampai disana Waktu Bomb
tersisa 1 Menit 32 Detik.Aku terus di serang oleh MonZom .Ketika MonZom itu
Membuka Lebar Mulitnya untuk Siap Memangsa ku ,Aku melempar Granat ke Arah
Mulutnya dan berlari menjauh darinnya.
Bomb yang meledak di kepala MonZom
Mengakibatkan Pintu keluar tertutup Oleh Reruntuhan batu yang diakibatkan dari
Ledakan Bomb tersebut,
Kemudian Bomb sudah berdetik dengan
Cepat dan ………… Duar !!!!!!
Bomb meledak dan membuat Semua Isi
dari Kantor tersebut Hancur.
Para anggota team RPD mendengar
Bomb tesebut dan terkejut Karena kawannya sedang ada di dalam.Mereka berusaha
Mencari teman mereka dan melihat Kawannya terkapar di Halaman depan Jewel Of
Truth.
Para Anggota RPD Khawatir atas
Nyawa Enrico.
Kemudian Enrico dibawa Ke Rumah
Sakit di Kota Raccoon.
Setelah 2 Jam ,Dokter berkata,”Saat
ini dia Kritis atau Koma.Hanya keajaiban yang dapat Menolong dia.”
“Apa Dok?Dia Kuat Dok .Dia Pasti
dapat Hidup.”bentak Claire ke Dokter.
Kemudian Enrico keluar dari Ruangan
Rawatnya tetapi dia berjalan dengan lemah.
“Enricoooooo… Apa Kau tidak
apa-apa”Tanya Claire Khawatir
“Tenang aku baik-baik saja.Jangan
Khawatir.”Kata Enrico
“Maaf,Enrico Kamu Harus Istirahat
dan Kembali Ke tempat tidur anda.”Ujar si Dokter
Akhirnya Enrico sudah dapat
disembuhkan dan Dia Kembali ke Rumahnya dan dia Berhasil Selamat dari Ledakan
Bomb yang Sangat Dahsyat dan Menyelamatkan Nyawa Manusia.Walaupun Nyawanya yang
dia Pertaruhkan.
~The END~
Karya
: Enrico Arsyddiq