Rabu, 30 Oktober 2013


                                                    The NightMare
                               The Bomb and The Terorrist Attack



Ketika Kami (Team RPD) Pensiun , Kami sudah tidak Berjumpa lagi.RPD itu adalah Raccoon City Police Department yaitu Sebuah Kantor Polisi yg berada di Kota Raccoon.
                Suatu Hari team RPD (Team Zero Six) dipanggil kembali ke RPD oleh Claire Redfield Karena mereka diberi tugas besar oleh Claire .Kemudian Mereka pun Kembali ke RPD.
                Setibanya Kami disana,Kami pun Menghadap ke Ruangan Claire.
                Di ruangan Claire,Claire pun menjelaskan Apa Yang Harus Kami Lakukan.
                “Kalian dikembalikan kesini untuk menjalankan Sebuah Misi besar yaitu Menyelamatkan Gedung Jewel of Truth di Jalan Street.Tadi Pagi ,Kami mendapat Laporan dari Manager Perusahaan tersebut Menjelaskan Bahwa disana telah dipasang Bomb Yang terus Berjalan dan Penaruh Bomb tersebut Meninggalkan Box Besar setinggi 200 M dan Berat 4 Ton Yang dijatuhkan oleh Helikopter yang diprediksi merupakan Helikopter Terorist Yang Menaruh Bomb di tempat tersebut.Jadi,tugas Kalian adalah Menjinakkan dan Mencari tahu dimana Lokasi Bomb tersebut.Setelah itu Kalian lihat apa isi dari Kotak Besar itu ” Perintah Claire.
                “Baiklah.” Kata Ku
                “Kali ini Aku akan Memilih Ketua team yaitu Kamu Letnan Enrico,Kamu harus memimpin mereka.Jangan sampai ada yang terluka ataupun Meninggal “ Ujar Claire.
                “Baiklah “ Kata Ku
                Kemudian Mereka Menuju Ruang Amunisi untuk Mempersiapkan Senjata,Amunisi,dan Alat penjinak Bomb.
                Setelah Selesai Kami pun Bergegas Menuju ke Ruangan Claire dan Bersiap untuk Misi yang Akan Kami laksanakan.
                “Apakah Semuanya sudah Siap?”Tanya Claire.
                “Sudah.”Jawab Semuanya
                “Hubungi Aku jika Kalian memerlukan Bantuan.Aku akan Mengirim Team Lain untuk Membantu Kalian.”Ujar Claire.
                “Baik !”.
                Kemudian Kami Menuju ke Garasi dan Mengendarai Light Armor atau FV4034 Challenger II yaitu Tank terkuat Andalan team RPD.Setelah Sampai Kami pun Bergegas dan menuju Ke Jewel Of Truth.
                Di pertengahan Jalan menuju ke Jewel Of Truth,Kami melihat Semua Orang Berlarian dan membuat Jalanan Macet.
                Setibanya kami disana.Kami bergegas turun dari Tank Kami dan memasuki tempat itu.
                “Ayo,Kita Harus cari dimana Lokasi Bomb tersebut,Aku akan Membagi 2 Kelompok dalam pencarian ini Supaya Mudah .Team 1 Yaitu Bayu,Daffa,Fajar dan Rizqan sedangkan Team 2 yaitu Farhan,Dicky,Adit, Yoga dan Nanda.Sedangkan aku akan Mencari tahu apa Isi dari Box Besar itu.” Ujar ku
                “Oke,Ayo bergegas!”Perintah Bayu.
                Kemudian Team 1 & 2 bergegas mencari tahu dan Menjinakkan Bomb tersebut sedangkan Enrico Menuju ke Tingkat Atas untuk Mencari Tahu Apa Isi dari Box Besar tersebut.
                Setelah Sampai diatas,Aku berjalan Perlahan menuju ke Box besar tersebut.Setibanya aku di depan Box Besar Aku mulai Membuka Box Besar itu.Ketika Aku Melepas Semua Kunci dari Besi,Aku membuka Box Besar itu.Tetapi Pintu Besar dari Box itu Langsung terbuka keras dan Membuat aku  terpental Jauh.Ternyata Isi dari Box tersebut terdapat Monster Zombie Yang sangat Mengerikan.Tubuh yang Kuat,Jari yang berkuku Tajam dan Mata Yang Merah melotot.Dan dibelakang MonZom itu terlihat 2 Nemesis yang keluar dari Box itu dengan Tangan yang Siap untuk Menembak.
                Aku pun berlari untuk Menghindari  serangan Fisik dari MonZom dan Serangan Peluru dari Nemesis.Aku terus Menembaki MonZom itu tetapi Nemesis tidak aku tembak Karena dia adalah Zombie yang Tahan Terhadap Peluru.
                Tiba-tiba Kawanku Menghubungi aku Kalau mereka tidak dapat Menemukan Bomb dan Mereka telah diserang oleh Zombie dan Memutuskan untuk Keluar dari Gedung.Tetapi aku mengiyakan apa yang mereka bilang dan Aku Menyuruh mereka berada di Tank untuk Menghindar dari Zombie dan menembaki Zombie melalui Tank.
                Aku sudah kehilangan Banyak Zombie dan Sudah Kehilangan Banyak darah akibat Serangan Fisik dari MonZom yang terus-menerus Menyerang ku.Tetapi seketika Aku mendengar suara detikkan Bomb di Antara 2 Nemesis  yang Menembaki ku trus.Dan aku yakin kalau itulah Bomb yang aku cari.Aku berfikir kalau Misalnya Aku Liat berapa Detik lagi Bomb itu akan Meledak,Aku pasti Tahu Kapan aku bisa membunuh 3 Zombie yang Aku hadapi.
Kemudian Dengan Perlahan Aku berlari terus mencari tempat perlindungan menuju arah 2 Nemesis itu.Tetapi MonZom terus Menyerangku.Kemudian Aku Mempunyai cara untuk mengalih Perhatian Nemesis itu dengan melemparkan FlashBang ke Arah Mata Nemesis dan Membuat dia tidak bisa Melihat.Baru aku melihat berapa sisa waktu dari Bomb itu,.
Kemudian aku melakukan apa yang aku fikirkan tadi.Aku melempar 3 FlashBang ke Arah Mata Nemesis dan belari menuju Ke Arah Bomb itu.Ketika sampai disana Waktu Bomb tersisa 1 Menit 32 Detik.Aku terus di serang oleh MonZom .Ketika MonZom itu Membuka Lebar Mulitnya untuk Siap Memangsa ku ,Aku melempar Granat ke Arah Mulutnya dan berlari menjauh darinnya.
Bomb yang meledak di kepala MonZom Mengakibatkan Pintu keluar tertutup Oleh Reruntuhan batu yang diakibatkan dari Ledakan Bomb tersebut,
Kemudian Bomb sudah berdetik dengan Cepat dan ………… Duar !!!!!!
Bomb meledak dan membuat Semua Isi dari Kantor tersebut Hancur.
Para anggota team RPD mendengar Bomb tesebut dan terkejut Karena kawannya sedang ada di dalam.Mereka berusaha Mencari teman mereka dan melihat Kawannya terkapar di Halaman depan Jewel Of Truth.
Para Anggota RPD Khawatir atas Nyawa Enrico.
Kemudian Enrico dibawa Ke Rumah Sakit di Kota Raccoon.
Setelah 2 Jam ,Dokter berkata,”Saat ini dia Kritis atau Koma.Hanya keajaiban yang dapat Menolong dia.”
“Apa Dok?Dia Kuat Dok .Dia Pasti dapat Hidup.”bentak Claire ke Dokter.
Kemudian Enrico keluar dari Ruangan Rawatnya tetapi dia berjalan dengan lemah.
“Enricoooooo… Apa Kau tidak apa-apa”Tanya Claire Khawatir
“Tenang aku baik-baik saja.Jangan Khawatir.”Kata Enrico
“Maaf,Enrico Kamu Harus Istirahat dan Kembali Ke tempat tidur anda.”Ujar si Dokter

Akhirnya Enrico sudah dapat disembuhkan dan Dia Kembali ke Rumahnya dan dia Berhasil Selamat dari Ledakan Bomb yang Sangat Dahsyat dan Menyelamatkan Nyawa Manusia.Walaupun Nyawanya yang dia Pertaruhkan.
~The END~
                                                                                                Karya : Enrico Arsyddiq
 

1 komentar: